Kisah Warung Kecil yang Bikin Saya Mikir Ulang soal Cinta

Author : Nia Ramadani | Published On : 28 Jun 2026

Saya gak nyangka bakal nulis tentang warung makan sambil mellow, tapi memang ceritanya cukup menyentuh. Ada warung di Yogyakarta namanya Taburai, dan ternyata berdirinya bukan sekadar bisnis biasa.

Singkatnya, ini hadiah ulang tahun yang dikasih suami buat istrinya. Tapi ada lapisan cerita lain juga soal almarhumah ibunya yang dulu pernah ingin punya warung makan bersama. Jadi pas membaca soal ini, terasa banget makna di balik tempat makannya, bukan cuma soal rasa.

Yang menarik, di dinding warung ada satu kutipan yang jadi semacam roh dari keseluruhan konsep tempat ini. Kutipan itu seakan jadi pengingat buat siapa pun yang datang, bahwa warung ini bukan cuma soal jualan makanan, tapi juga soal menjaga kenangan yang ingin diwujudkan lewat cara yang berbeda.

Soal menunya sendiri ternyata juga cukup banyak pilihan, ada beberapa olahan ayam sampai ikan bakar yang katanya jadi andalan. Beberapa menu juga punya nama unik yang menunjukkan ciri khas daerah, jadi bukan cuma rasanya yang diperhatikan, tapi juga identitas dari menu itu sendiri.

Buat suasana tempatnya sendiri, cukup nyaman buat makan santai, apalagi kalau lagi pengen menikmati waktu sambil mendengar cerita di balik setiap menu yang disajikan. Hal-hal kecil seperti ini yang bikin tempat makan terasa lebih personal, bukan cuma sekadar tempat makan biasa.

Saya tulis lebih detail soal menu-menunya di Warung Taburai Praz Teguh, buat yang mau tahu menu-menu apa saja yang wajib dicoba.

Kadang memang ya, makan itu bukan cuma soal kenyang, tapi soal cerita di baliknya juga.