Tips Menggunakan Media Sosial Untuk Usaha Pemasaran Makanan dan Minuman

Author : tiyanti blog | Published On : 18 Sep 2021

Apapun bisnis Anda atau bisnis di era digital saat ini , pemasaran dengan menggunakan media sosial tidak terbantahkan. Ya, bahkan untuk industri makanan dan minuman atau bisnis kafe Anda.

Alasannya, pemasaran media sosial telah menjadi cara yang sangat efektif dan efisien untuk menjangkau pasar global (seluruh dunia) dengan harga yang relatif murah, meskipun gratis!

Bagaimana saya bisa memulai? Ini biasanya bagian tersulit.

Pertama, yang terpenting adalah harga murah bukanlah faktor terpenting untuk memenangkan persaingan, tetapi kesesuaian produk. Ini mencakup pemahaman tentang konsumen, pendidikan, dan tentu saja interaksi penjual-pembeli. Pada kenyataannya, hal-hal ini jauh lebih penting daripada harga rendah.
Setelah Anda mengetahui hal ini, Anda dapat memanfaatkan media sosial secara maksimal. Ini karena jejaring sosial tidak digunakan untuk dijual, tetapi sebagai cara untuk bersosialisasi (dalam pengertian itu: jejaring sosial).


Mari kita simak dengan urutan berikut ini:


1. Tentukan jejaring sosial yang paling penting

Jika bisnis Anda besar, memiliki struktur organisasi yang kompleks, dan terlibat dalam berbagai bisnis, pilih Facebook dan LinkedIn. Ini karena pasar media sosial luas, dengan banyak profesional dan pemilik bisnis, dan bahkan lebih tua. Namun, jika bisnis Anda kecil atau menengah, gunakan Instagram. Instagramnya benar. Karena jejaring sosial ini berfokus pada foto yang indah, tergantung tujuan Anda jika ingin mempromosikan produk Anda. Target pasarnya juga pengguna langsung, yang kelompok usianya biasanya di bawah 45 tahun sebagai konsumen potensial.
Mengapa ada begitu sedikit pilihan di media sosial? Ada banyak pengguna karena lebih baik menggunakan platform yang paling efisien. Facebook dan Instagram adalah dua jejaring sosial terbesar di dunia. Dan mengapa disarankan untuk memilih hanya satu? Dibandingkan semua platform, lebih baik fokus pada satu platform dan berhasil, tetapi itu tidak optimal (tanpa tim pemasaran digital khusus).


2. Lengkapi profil halaman media sosial Anda

Harap sertakan informasi sebanyak mungkin. Bidang keahlian bisnis Anda, tautan situs web pribadi, alamat lokasi, nomor telepon (kontak), email, tagline, testimonial, foto produk, atau apa pun yang mencerminkan bisnis/usaha Anda tersebut.


3. Buat konten yang menarik

Konten berarti konten atau informasi yang umum dikirimkan, seperti publikasi foto atau teks. Konten menarik adalah konten yang bermanfaat bagi pengikut Anda, seperti emosi dan informasi emosional, tips, frasa motivasi, foto, dan video. Bagian ini membutuhkan kreativitas agar followers tidak cepat bosan dengan kontennya.


4. Berinteraksi dengan pengikut dan undang

Jika halaman media sosial kita bermanfaat (tergantung kualitas konten), pengikut pasti ada. Pada tahap pertama, followers hanya bisa berasal dari sahabat, namun interaksi dan inisiatif ajakan di setiap konten juga memperluas dampak awareness (kesadaran umum). Jangan membeli pengikut, karena pengikut yang tidak asli tidak memengaruhi hati nurani Anda. Pemasaran adalah sebuah proses, bukan tindakan langsung, jadi Anda mungkin tidak akan langsung mendapatkan semua hasil ini. Fokus utama dari pemasaran media sosial adalah membangun merek Anda, yang akan sangat berharga di masa depan. Jangan fokus pada transaksi jual beli di media sosial.


Selamat mencoba! =)