Lupa Ternyata Mempunyai Manfaat Bagi Otak

Author : Sribualasan 1000 | Published On : 24 Sep 2021

Lupa merupakan cara bagi otak kita untuk menghapus memori yang dianggap tidak penting agar otak kita tidak perlu menyimpan terlalu banyak memory.

Penyebab lupa?

Pada dasarnya, lupa disebabkan ketika gagal memanggil memory yang sudah kita simpan sebelumnya. Sedangkan memory sendiri adalah berbagai informasi yang disimpan dalam otak untuk diingat kembali.

Berbagai informasi ini terbentuk dari berbagai kumpulan sensasi yang dirasakan indra kita sehari-hari. Nah khusus untuk informasi berkesan akan disimpan otak sebagai memory jangka pendek. Jika memory jangka pendek ini terus diulang-ulang akan bisa terupgrede ke memory jangka panjang dan bisa kita panggil lagi dikemudian hari.

Lantas apa sih memory jangka pendek dan jangka panjang tersebut?

Memory jangka pendek

Adalah memory untuk menaruh informasi mengenai hal-hal yang sedang kita pikirkan. Namun, memory jangka pendek ini akan hilang jika tidak diulang-ulang.

Memory jangka panjang

Memory ini yang akan kita ingat dalam waktu yang lama yang dibentuk dari kehidupan dan pengalaman.

Alasan ilmiah?

Secara ilmiah, terdapat Sribualasan mengapa kita bisa lupa :

  1. Karena ingatan kita tersebut tidak disimpan di sisten memory jangka panjang
  2. Alasan kedua yaitu tergantikan dengan informasi yang baru atau yang dikenal dengan “Decay Theory”, yang menyatakan “alur ingatan dibuat setiap kali ada memory baru yang terbentuk”. Seiring jalannya waktu, alur ingatan ini bisa semakin memudar hingga kemudian hilang. Apalagi bila alur ingatan tersebut jarang dipanggil kembali dengan cara mengingat-ingat kejadian tersebut atau melihat foto yang bisa mengingatkan soal kenangan tertentu, akhirnya alur ingatan informasi yang sudah tidak dipanggil kembali akan tergantikan dengan alur ingatan baru yang berisi informasi segar.
  3. Alasan yang berhubungan dengan “Interference Theory”, yang menyatakan “jika beberapa ingatan seolah bersaing satu sama lain, hal ini terjadi jika informasi yang diterima sangat mirip dengan informasi lain yang pernah disimpan dalam ingatan”, lalu informasi yang mirip ini akan saling mempertahankan dirinya masing-masing, informasi mana yang akan disimpan dalam ingatan jangka panjang maka yang disimpan dalam jangka pendek atau akan langsung dibuang.
  4. Keempat, yaitui nformasi hilang dengan sendirinya, berkat adanya neurotransmitter canebinoit pada otak maka dengan sendirinya otak manusia bekerja secara aktif melupakan suatu hal terutama kenangan atau pengalaman yang traumatis. Sistem neurotransmitter mmerupakan senyawa kimia dalam otak yang bertugas untuk memusatkan perhatian pada rangsangan indra pada saat ini bukan pada saat masa lalu. Oleh karenanya, otak dengan sendirinya akan terfokus pada masa kini, tidak terjebak sama masa lalu. Alasan lainnya yaitu kita memang sengaja melupakan masa lalu, seperti halnya saat melupain sang mantan untuk move on ke yang baru hihhhii

Pentingnya Lupa?

Meski menjengkelkan, lupa ternyata penting. Lupa ini penting untuk menciptakan ruang memory bagi otak kita. Layaknya Smartphone yang sering kita gunakan sesekali kita menghapus data-data yang tidak digunakan, jika tidak, smartphone akan manjadi lambat dan mudah panas. Nah tentunya kita tidak mau kan otak kita menjadi panas dan lambat kayak smartphone ya kan. Bayangakan jika kita tidak lupa akan hal-hal yang terjadi, mungkin saja akan menjadi penyebab insomnia

Lupa ini juga penting agar kita bisa melupakan hal-hal yang tidak menyenangkan, seperti kenangan buruk saat ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.