Belajar Bahasa Sunda

Author : nuyu surip | Published On : 15 Jan 2022

Aksen (basa wewengkon) bahasa Sunda bervariasi. Banyak ahli bahasa rata-rata memperbandingkan enam aksen yang berlainan. Aksen-dialek ini ialah:

Aksen Barat: Kabupaten Lebak, Pandeglang, kabupaten Tangerang (Terkecuali Pakuhaji, Teluknaga, Kelapa Dua, Curug, Pagedangan, Kosambi (kabupaten Tangerang), kota Tangerang dan Tangerang Selatan)
Aksen Utara: Beberapa selatan kabupaten Bogor dan semuanya area kota Bogor, kabupaten Karawang, Subang, Purwakarta, beberapa Kabupaten Bekasi (Terkecuali kota Bekasi dan kota Depok)
Aksen Selatan (Priangan), Bandung Raya (kabupaten Bandung dan Bandung Barat, kota Bandung dan Cimahi), kabupaten Cianjur, kabupaten Sukabumi dan kota Sukabumi, Sumedang, Garut, kabupaten Tasikmalaya dan kota Tasikmalaya.
Aksen tengah Timur, kabupaten Majalengka dan beberapa selatan kabupaten Indramayu
Aksen Timur Laut, (terhitung Bahasa Sunda Cirebon): kabupaten Kuningan, beberapa selatan kabupaten Cirebon, beberapa barat kabupaten Brebes (Jawa Tengah)
Aksen Tenggara, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran dan kota Banjar, Kabupaten Cilacap, dan beberapa barat Kabupaten Banyumas (Jawa Tengah)
Aksen Barat dipertuturkan di wilayah Banten. Aksen Utara mencangkup wilayah Sunda utara terhitung Kota Bogor dan beberapa wilayah Pantura. Lantas aksen Selatan ialah aksen Priangan yang mencangkup kota Bandung dan sekelilingnya. Sedangkan aksen tengah Timur ialah aksen di seputar Kabupaten Majalengka dan beberapa Kabupaten Indramayu. Aksen Timur Laut ialah aksen di seputar Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan pun beberapa Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal di Jawa tengah. Dan selanjutnya aksen Tenggara ialah aksen seputar Kabupaten Ciamis pun Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Banyumas di Jawa tengah.

Riwayat dan penebaran
Bahasa Sunda terpenting dipertuturkan di samping barat pulau Jawa, di wilayah yang dipanggil Tatar Sunda (Pasundan). Bahasa Sunda pun dipertuturkan pada sisi barat Jawa tengah, terutamanya di Kabupaten Brebes dan Cilacap, disebabkan area ini dulunya ada dalam bawah kekuasaan Kerajaan Galuh. Banyak beberapa nama tempat di Cilacap yang sebagai nama Sunda seperti Kecamatan Dayeuhluhur, Cimanggu, Cipari dan lain-lain.

Tidak hanya itu berdasar sebagian ahli bahasa Sunda sampai seputar era keenam area pengujarannya sampai di seputar Daratan Tinggi Dieng di Jawa tengah, menurut nama "Dieng" yang dipandang sebagai nama Sunda (asal kata dihyang sebagai kata bahasa Sunda Kuno). Bersamaan transmigrasi dan imigrasi yang sudah dilakukan etnis Sunda, pengujar bahasa ini udah menebar sampai ke luar pulau Jawa. Misalnya di Lampung, Sumatra Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat dan Sulawesi Tenggara di mana warga etnis Sunda pada jumlah penting bertempat di area itu.

Bahasa sunda sesuatu bahasa wilayah dan datang dari tatar area Jawa Barat dan pastinya banyak beberapa daerah yang gunakan bahasa wilayah ini ibarat kota Bandung, Garut, Tasikmalaya, Bogor, Bekasi, sampai Depok.

Bahasa sunda sendiri pun miliki daya magnet khusus, di mana banyak beberapa orang yang ingin pelajari bahasa yang satu berikut. Tidak hanya itu, juga banyak artis-artis dari tatar budaya sunda dan sering kali berbahasa sunda saat sedang mengerjakan penuturan, misalnya seperti pelawak Sule, Vokalis Isyana Sarasvati, dan yang lain.

Sering jika sekarang ini bahasa sunda jadi bahasa yang kerap dipakai di Indonesia berdasar data dari Wikipedia di mana bahasa sunda menduduki rangking ke-3 dari 10 bahasa wilayah terpopuler di Indonesia maka bahasa yang satu berikut banyak didalami oleh beragam golongan, juga bule banyak yang ingin untuk belajar bahasa sunda.

Nach buat kamu yang ingin pelajari bahasa  sunda yang satu berikut terutamanya bahasa sunda lemes lantaran pastinya supaya dapat langsung mempraktikannya harus gunakan bahasa halus sunda, mustahil kan gunakan bahasa kasar sunda, Caraindonesia dapat menerangkannya secara lengkapnya buat kamu.