Apa itu tukang borongan dan tukang harian

Author : Dzakrodzak Rie | Published On : 25 Sep 2021

apa itu tukang borongan dan harian??? Mau mencari jasa tukang bangunan?tapi bingung dengan sistem pembayaranya,berikut saya jelaskan tentang tukang harian atau borongan Tak dapat di pungkiri bahwa jasa tukang bangunan sangatlah di butuhkan dalam membangun atau merenovasi rumah. Di masyarakat umum kita jarang dari kita yang tau bahwa di dunia pekerja konstruksi/bangunan ada sistem pembayaran pekerja yang di sebut sistem borongan dan sistem harian. Tukang borongan = Di dalam sistem borongan mempunyai 2 sistem pembayaran yang bisa diterapkan,yaitu sistem borong full dan sistem borong tenaga,lalu apa itu borong full dan borong tenaga Sistem borongan full Sistem borong full adalah sistem dimana pemborong atau pemilik membuat perjanjian pembayaran,dimana pemilik menyetorkan sejumlah uang kepada pemborong,dan uang yang di setor pemilik sudah termasuk material dan upah pekerja,jadi pemilik hanya terima bersih sampai proses pembangunan rumah selesai. Contoh,si A punya dana Rp 14juta dan ingin membangun rumah,dia memberikan jumlah tersebut ke pada B,disini A hanya membayar Rp14 juta kepada B,lalu si B ini yang membelanjakan uang tersebut,baik itu barang material dan upah pekerja selama proyek berlangsung. Sistem borong tenaga Sistem borongan tenaga adalah sistem dimana pemilik hanya membayar upah pekerja,tapi material di siapkan pemilik, biasanya hitunganya per meter atau per unit,misal,si A memborongkan pekerjaan pemasangan bata merah satu rumah 400m,dengan harga borongan per meter Rp 25 000 ,jadi si A membayar ongkos harga borongan sebesar (400 x 25000 = Rp 10000000) karena sifatnya yang hanya mengejar volume pekerjaan,maka ada baiknya anda mempercayakan tukang borongan untuk mengerjakan pekerjaan seperti,pekerjaan pondasi rumah,pasang batako,herbel atau bata merah.Sedangkan untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian seperti plesteran,acian,ataupun pasang keramiklebih baik memilih tukang harian. Tukang harian =